Enter your keyword

post

20 Tanda Bahwa Kamu Salah Pilih Jurusan Kuliah

20 Tanda Bahwa Kamu Salah Pilih Jurusan Kuliah

Salah jurusan di bangku kuliah bisa dibilang adalah petaka yang harus dihindari oleh seorang mahasiswa. Alasannya kalau kamu sampai salah jurusan, maka besar kemungkinannya kamu akan kehilangan semangat untuk menyelesaikan pendidikanmu sampai resiko paling parah adalah masa depan yang suram.

Karena itu, penting banget loh bagi kamu untuk mengenali gejala-gejala awal mahasiswa salah jurusan. Kira-kira apa sih tanda-tandanya kalau kamu salah pilih jurusan.

 

  1. Bangun pagi adalah kegiatan paling menyiksa untukmu. Malah kalau bisa nih, kamu ingin kuliah pagi ditiadakan.
  2. Kalau pun ada di kelas, pikiranmu melayang entah kemana. Apapun yang diucapkan dosenmu tidak masuk di telinga.
  3. Tiap kali lagi kuliah, matamu akan sibuk memandangi jam berharap kuliah itu cepat selesai.
  4. Ketika kuliah selesai, kamu adalah mahasiswa paling bahagia.
  5. Masuk ke kelas adalah pilihan terakhir dalam hidupmu. Kayaknya kalau bisa kamu ingin lolos dari kelas selamanya.
  6. Kamu juga nggak inget tuh tiap hari mata kuliahnya apa.
  7. Kalau ditanya siapa saja nama dosen kamu, kamu akan jawab, “siapa ya?”
  8. Ketika ada tugas, kamu adalah orang yang paling terakhir tahu dan akhirnya itu bikin kamu gak ngerjain.
  9. Tapi meski nggak ngerjain, kamu juga cuek tuh. Karena kalau pun harus ngerjain, kamu juga nggak tahu gimana caranya.
  10. (Hampir) tiap ujian kamu lempeng saja gak ada persiapan.
  11. Ketika nilai keluar dan nilainya tidak memuaskan, kamu sama sekali gak ada penyesalan.
  12. Saat ada tugas kuliah berkelompok, kamu berasa sedang mendapat musibah.
  13. Buku-buku yang berjejer di rakmu mayoritas bukan literatur kuliah.
  14. Ketika ada di semester lima, kamu bahkan belum punya bayangan akan jadi apa nantinya.
  15. Teman-teman sejurusan nggak begitu kenal kamu karena memang sosokmu jarang kelihatan di kegiatan perkuliahan.
  16. Tiap ada yang tanya kuliahmu bagaimana, kamu bingung mau jawab apa.
  17. Kamu juga mulai menekuni bidang-bidang pekerjaan yang gak ada hubungannya sama jurusanmu.
  18. Dalam hatimu mulai sering muncul kalimat, “Ah seandainya saja dulu gue pilih jurusan A saja, bukan yang sekarang, pasti gue sudah jadi….”
  19. Mulai mencari-cari alasan untuk pindah jurusan. Mulai dari dosennya yang gak enaklah, lingkungan gak kondusiflah, sampai materinya terlalu sulitlah. Pokoknya semua jadi alasan.
  20. Kamu gak punya alasan kenapa kamu tetap kuliah sampai hari ini.

 

Sumber: life.idntimes.com

Sumber foto: cdns.klimg.com

 

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.